Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2026

ANDAI MAAF BISA MENYEMBUHKAN LUKA

                "Aku gak kuat menerima dampak yang memang ulah dari perbuatanku!" ucapnya putus asa. Air mataku seketika tumpah. Pipi terasa basah dan hangat. Bagian hati terasa nyeri. Aku mengusap dada lembut, berharap ia tidak membucah karena tidak terima. Berkali-kali, napas keluar masuk dengan perintah untuk menurunkan temponya. Terlalu cepat, ia bisa membakar tuannya; si pemilik tubuh.                 " Kalau kamu gak kuat atas dampak perbuatanmu, bagaimana dengan aku yang bertahun dan berulang harus menerima dampak dari yang bukan perbuatanku?; dampak dari satu-satunya manusia yang kupercaya tidak akan pernah mengkhianatiku ." Hatiku hanya bersuara sendu, sedang bibirku bungkam tidak berani beradu.                 "Pergi saja, pergi dan jangan menderita ...